Langsung ke konten utama

Buni Yani dan Ahok, Siapakah Yang Lebih Terzalimi?


Berita Teraktual, Jakarta - Dalam kasus dugaan penistaan agama Gubernur DKIJakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama  dan penyebar video dan transkrip di Facebook, Buni Yani sama-sama beperkara. Meski beda kasus, namun keduanya berkaitan.

Ahok sendiri telah ditetapkan oleh Bareskrim Mabes Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Namun saat pengumuman tersebut, Ahok tampak tenang.

Ahok pun sempat menyinggung kemungkinan hasil gelar perkara tentang pernyataannya terkait surat Al-Maidah ayat 51. Bahkan dia seakan telah mengetahui akan menjadi tersangka beberapa waktu sebelum pengumuman hasilnya.

"Biarpun ancam penjarakan saya. Bapak nggak usah khawatir, tanggung. Tersangka ya tersangka lah. Bangga saya malahan. Ahok dipenjara dizalimin," kata Ahok di hadapan warga beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :


Tak hanya Ahok, Buni Yani pun merasa dirinya dizalimi meski status sebagai terperiksa. Kuasa Hukum Buni Yani, Aldwin Rahardian merasa kliennya telah dizalimi atas laporan Komunitas Advokat Muda Basuki- Djarot yang menuduh telah melakukan editing saat video pidato Basuki alias Ahok di Kepulauan Seribu. Terkait hal itu, Buni klaim dapat dukungan dari masyarakat dan para ulama. 

"Karena jelas ini, Pak Buni orang yang dizalimi. Yang kedua, tokoh-tokoh nasional dari mulai Habib Rizieq, mas Munarman, ustaz Bachtiar Nashir, tokoh nasionalis demokrasi, ibu Rachmawati, semua mendukung, dan rumah amanah rakyat, tokoh-tokoh aktivis dulu. Mereka mendukung penegakan hukum dan juga Pak Buni harus membela diri karena dizalimi," ucapnya di Polda Metro Jaya.

"Komunikasi kita silaturahim berjalan baik, mereka memberikan suport (Habib Rizieq)," sambungnya.

Menurut Aldwin, ada serangan dari luar yang berusaha membuat seakan kliennya bersalah. Dengan hal itu, dirinya akan menjelaskan secara detail kepada penyidik. "Semua akan kita buka lebar-lebar, kita akan jelaskan secara gamblang, dan sekali lagi saya apresiasi penuh terhadap kepolisian," pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Awal Ketertarikan Satu Sama Lain Antara Ahok dan Djarot

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Memilih pasangan untuk maju ke Pigub DKI Jakarta, tidaklah sembarangan. Untuk dapat bekerja sama dengan baik, pasangan calon (paslon) cagub dan cawagub haruslah memiliki keterikatan yang baik satu sama lain. Hal tersebut diakui oleh paslon cagub cawagub DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Dalam sebuah acara Rosi dan Kandidat Pemimpin Jakarta, Rosiana Silalahi, sempat bertanya mengenai alasan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan cawagubnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Menjawab pertanyaan tersebut, Ahok mengatakan ketertarikan dirinya terhadap sosok Djarot, berawal dari perjalanan mereka dalam sebuah rombongan ke Tiongkok pada 2006. “Habis makan malam, kami pulang ke hotel, enggak kelayapan. Begitu pulang belanja juga, kalau (anggota rombongan) yang lain bisa berapa puluh (ribu) US do...