Langsung ke konten utama

Ahmad Dhani : Di Bekasi, Saya Dianggap Sebagai Pembela Islam


Berita Teraktual, Bekasi - Musisi Ahmad Dhani mengaku, kasus yang kni tengah membelitnya justru membuat elektabilitasnya sebagai calon wakil bupati di Pilkada Kabupaten Bekasi 2017 meningkat.

“Mempengaruhi, katanya elektabilitas saya naik disana, karena saya dianggap pejuang Islam di Bekasi,” ucapnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/12).

Bahkan, akibat kasus yang menimpanya ini, Dhani menyebut elektabilitasnya tak terbendung.

“Iya semakin naik. Kelihatan kok di grassroot katanya saya tak terbendung,” tutur dia.

Ayah dari Al, El, Dul ini menyerahkan proses hukum kasusnya kepada Yusril Ihza Mahendra. Dhani menjelaskan dirinya memercayai penuh penasihat hukumnya itu.

“Kita sudah serahkan kepada bang Yusril (Yusril hza Mahendra). Bang Yusril bilang katanya tidak perlu pra pradilan dulu, yaudah,” kata dia.

Dhani meyakini kasus yang tengah menjeratnya tidak akan disidangkan di Pengadilan.

“Saya enggak yakin,” singkatnya.

Yusril menjelaskan alasan dirinya yakin bahwa Dhani menilai pasal yang dikenakan kepada dirinya sudah dihapus oleh Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga, ia yakin kalau kasus yang tengah menjeratnya kini tidak akan masuk ke meja hijau.

BACA JUGA :


“Pasalnya enggak cocok, karena kalau kita bicara filosofi hukum yah penghinaan terhadap Presiden itu udah ada lalu dihapus oleh MK. Tidak mungkin menjadi zombie hidup lagi di pasal lain itu filosofi hukum. Dan Presiden itu tidak termasuk penguasa dalam penghinaan terhadap penguasa, banyak sekali contohnya. Selain itu saya orasi di 411 itu dilindungi oleh Undang-Undang, bukan KUHP,” tandasnya.

Untuk diketahui, polisi telah menangkap 11 orang sebelum aksi damai 2 Desember 2016 berlangsung, karena diduga melakukan makar.

Dari sebelas orang tersebut, delapan orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka kasus makar, dua orang tersangka kasus ITE, dan salah satu lainnya, yakni musisi Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus penghinaan terhadap penguasa Pasal 207 KUHP.

Delapan orang tidak ditahan dan tiga orang yang ditahan, yakni Sri Bintang Pamungkas, tersangka kasus dugaan makar, dan dua orang lainnya atas nama Jamran dan Rizal Korbar terkait pelanggaran UU ITE.

Ketiganya kini ditahan di rutan narkoba Polda Metro Jaya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Artis Seksi Ini Ajak Seluruh Warga Indonesia Dukung Ahok

Berita Teraktual - Salah satu selebritas yang mencurahkan perhatiannya kepada Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok setelah ditetapkan sebagai tersangka adalah Shandy Aulia. Tak hanya bersimpati kepada Ahok, Shandy juga sempat berbincang dengannya. Dia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan kepada Ahok. baca juga :  JADI TERSANGKA, RIBUAN WARGA INDONESIA TETAP MENDUKUNG AHOK Perhatian itu disampaikan oleh Shandy Aulia melalui akun Instagram @shandyaulia melalui keterangan foto berisi dirinya saat sedang bersama Ahok. Di situ, Shandy memuji kinerja Ahok selama menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. "Dear Pak @basukibtp terima kasih untuk pertemuannya dan bisa mendengarkan sharing Bapak mengenai seluruh program kerja dan hal apa saja yang menjadi kendala selama ini," tulisnya sebagai keterangan foto, Kamis (17/11/2016). baca juga : Pemimpin FPI : Kami Punya Alat Bukti Baru Buat Ahok "Mendengar kisah Bapak, saya teringat kisah Yusuf dengan segala p...