Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label MUI

Ahli Ahok: Saya Hadir sebagai Pengimbang Kiai Ma'ruf

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Rais Syuriah PBNU KH Ahmad Ishomuddin dihadirkan sebagai ahli meringankan untuk terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pada persidangan ke-15. Ishomuddin yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu dihadirkan sebagai ahli agama. Ishomuddin mengaku keberadaannya sebagai ahli dari kubu Ahok sudah sepengetahuan Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin. Kendati, keberadaannya sebagai ahli dalam perkara ini tidak mengatasnamakan dua lembaga tersebut. "Saya datang ke tempat ini sebagai pribadi, tidak atas nama MUI ataupun PBNU," ujar Ishomuddin usai memberikan keterangan di persidangan, Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017). Dia mengatakan, keberadaannya sebagai ahli dari kubu Ahok bukan bermaksud menentang pendapat KH Ma'ruf yang dihadirkan sebagai ahli dari jaksa. Justru ia hadir sebagai Pengimbang pendapat yang telah dik...

Ahok : Saya Akan Minta Maaf Pada Ma'ruf Amin Secara Langsung

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Subtitle Indonesia - Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku belum sempat bertemu dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Permintaan maaf itu terkait peristiwa di persidangan kasus dugaan penistaan agama. Dalam persidangan, kuasa hukum Ahok terkesan memojokkan Ma'ruf Amin. "Karena waktu ketemu belum ada. Tapi intinya nanti pasti ketemu, yang penting kan udah disampaikan ke media," ucap Ahok di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (2/2/2017). BACA JUGA : - Begini Permintaan Maaf Ahok ke Ketua MUI KH Ma'ruf Amin - Anak Ahok : Perjuangan Bapak Saya Belum Selesai - MUI : Ahok dan Pengacara Ahok Tidak Menghargai Keterangan Saksi Untuk kapan waktunya, Ahok belum dapat memberikan kepastian. "Kapan, enggak tahu," kata dia. Mantan Bupati Belitung Timur ini sudah mengklarifikasi sekaligus meminta maaf secara tertulis serta dalam ...

Ahok Ingin Bertemu Ma'ruf Amin, Ada Apa??

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan bertemu dengan Ma'ruf Amin hari ini. Namun, pertemuan tersebut dilakukan di Kantor Pengurus Besar Nahdratul Ulama (PBNU). Selain Ketua MUI, Ma'ruf juga sebagai Rais Aam NU. "Saya dengar, mau ada pertemuan antara Ahok dengan Ma'ruf Amin dengan Ketua PBNU di PBNU. Bukan di MUI," ujar Kuasa Hukum Ahok, Humphrey R. Djemat di Jakarta, Rabu (1/2/2017). BACA JUGA : - Ketua MUI Sebut Warga Pulau Seribu Marah ke Ahok, Begini Tanggapan Ahok - Ahok - Djarot dapat Dukungan dari Ribuan Wanita Kabbah - Ahok : Saya Tidak Mungkin Lapor Kiai Ma'aruf Amin, Dia Orang tua Dengan pertemuan itu diharapkan dapat membuat suasana jadi baik. "Dalam rangka buat suasana lebih baik," ujar dia. Humprey menegaskan, jika Ahok menghormati Ma'ruf Amin sebagain ulama NU. Sehingga tak mungkin melaporkan Ma'ruf ke polisi terkait kesaksiannya. "Jadi beliau (Ahok) ny...

Ketua MUI : Habib Rizieq Tidak Menistakan Agama, Dia Hanya Beri Penjelasan

Berita Teraktual, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, KH Ma'ruf Amin menanggapi pelaporan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq. Usai menghadiri rapat kerja daerah dan Ta'aruf MUI Sulawesi Selatan di Hotel Sahid Jaya Makassar, Ma'ruf Amin mengatakan sejauh ini belum mengetahui persoalan pelaporan penistaan agama yang dilakukan Habib Rizieq. "Saya belum mengetahui apa yang dilaporkannya itu, apa betul itu masuk penistaan apa tidak, jadi kita lihat dulu," kata Ma'ruf Amin, Selasa (27/12/2016). Ia mengatakan akan melihat video atau rekamannya dulu sebelum memastikan apakah Habib Rizieq melakukan tindakan yang sama dilakukan dengan Ahok.. "Persisnya belum tahu saya, karena itu saya belum dengar kasetnya, jadi belum bisa mengatakan. Soal materi ceramahnya itu, akan kita lihat dulu, sebab bisa saja itu kan menjelaskan, bukan menista tapi menjelaskan," imbuhnya. BACA JUGA : - Ternyata...

Ahok : Kalian Bisa Penjarakan Saya, tapi Tidak dengan Rencana Saya Untuk Jakarta

Berita Teraktual , Jakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan banyak pihak yang menginginkan dirinya masuk penjara. Namun, dia memastikan bila akhirnya masuk penjara, buah pikirnya mengenai pemerintahan bersih tak dapat dibendung. "Kamu bisa penjarakan saya, tapi kamu enggak bisa penjarakan ide-ide saya. Saya sudah tulis dan lakukan semua ide-ide saya untuk Jakarta," kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016). Ahok menjelaskan, alasan banyak pihak mencari-cari kesalahan dan ingin memasukkannya ke penjara adalah karena dia memperjuangkan pemerintahan anti-KKN. Namun dengan sikap itu, banyak pihak tidak suka padanya. Padahal, seandainya mau berkompromi, Ahok yakin tak akan ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkannya. BACA JUGA : - Ternyata Ini Pendapatan Ahok-Djarot Dalam 1 Hari, Sungguh Menakjubkan - Djarot : Persiangan di Pilkada Seharusnya Tidak Dicampuri dengan Unsur SARA - Ahok-Djarot, Pahlawan yang Telah Merubah Wajah...

FPI Demo Sejumlah Mall di Surabaya, MUI Merasa Menyesal

Berita Teraktual , Bandung - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin, menyayangkan aksi sweeping yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) di sejumlah mal dan pusat perbelanjaan di Surabaya. Aksi itu dilakukan FPI untuk mengimbau manajemen mal supaya tak memaksa karyawan muslim memakai atribut natal, sebagaimana fatwa haram MUI. "Kita sangat menyayangkan, harusnya tidak perlu melakukan tindakan itu, cukup melaporkan saja," kata Ma'ruf di Jakarta Pusat, Senin, 19 Desember 2016. Karenanya, ia menegaskan, aksi yang dilakukan oleh FPI itu tak perlu dilakukan. Menurutnya, jika menemukan adanya pemaksaan untuk memakai atribut-atribut natal cukup dilaporkan. "Tidak perlu ada aksi-aksi yang demikian. Cukup melaporkan bahwa ada tekanan, ada paksaan menggunakan atribut natal. Jadi bagi mereka ormas Islam, cukup melaporkan itu kepada pihak berwajib, jangan melakukan tindakan sendiri atau sweeping," ujar Ma'ruf. Laporan itu, menurut Ma'ruf, bisa disam...