Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sukmawati Soekarnoputri

Megawati Kirim Peringatan Keras Kepada FPI

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Subtitle Indonesia - PDI Perjuangan sudah geram terhadap berbagai tindakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) M Rizieq Shihab. Hal ini karena Organisasi tersebut dianggap telah menyebabkan banyak kerisauan bagi masyarakat Indonesia. Menurut Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, tidak ada yang salah dalam pidato Megawati yang belakangan dianggap menghina kalangan tertentu. Hasto menegaskan, keseluruhan pidato yang disampaikan pada saat perayaan hari ulang tahun PDIP beberapa waktu lalu itu sudah dipersiapkan secara mendalam oleh Megawati. “Pidato itu dipersiapkan oleh beliau (Megawati, red) melalui perenungan yg mendalam, kontemplasi dengan rasa cinta dan disampaikan dengan lantang untuk bangsa dan negara Indonesia,” kata Hasto. BACA JUGA : - Djarot : Jakarta Akan Maju Jika Ahok-Djarot Diberi Waktu Lagi - PDIP : Kasus Ahok Dilatarbelakangi Persaingan Pilkada DKI - Ramai-Ramai Dilaporkan, Apakah Rizieq Shibab Mampu Melewatinya?? Men...

Putri Presiden Soekarno : FPI Bukan Ormas Agama dan Harus Dibubarkan

Berita Teraktual, Jakarta - Putri Presiden pertama Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri, menilai Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab tak menghargai kebhinekaan di Indonesia. Padahal Indonesia mempunyai berbagai ragam suku, agama dan ras Apalagi, Habib Rizieq Shihab juga tak memiliki sopan santun dalam berbicara. Salah satunya menghina pancasila dan Presiden Soekarno sebagai perumus pancasila. "Saya kira itu tidak layak bagi seorang ulama. Dia (Rizieq) seolah tidak kebhinekaan, dia (Rizieq) selalu dengan hanya satu agama saja sedangkan kebhinekaan kita kan bukan hanya urusan kedaerahan saja suku dan ras tapi juga dari sisi agama kebhinekaan. Kita itu sudah menjadi suatu kesatuan yang harus kita toleransi bersama bersiap saja menghadapi proses hukum," kata Sukmawati di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (29/12/16). "Kegaduhan yang ditimbulkan oleh ucapan yang kasar dan tidak hormat tidak ada respek itu tidak beretika dan tidak berakhlak," imbuhnya. BACA JUGA...