Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jokowi

Jokowi: Jurnalisme Dunia Berhadapan dengan Berita Hoax

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia  -  Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, tantangan dunia jurnalistik saat ini terus berubah. Belakangan, jurnalisme di Indonesia bahkan dunia, harus berhadapan dengan berita bohong alias hoax. "Jurnalisme dunia pada hari ini menghadapi tantangan yang paling besar dalam perjalanannya. Berita-berita hoax, berita-berita palsu, ujaran kebencian yang kita lihat dan pertumbuhan populasi menjadi tantangan bagi para jurnalis di seluruh dunia," kata Jokowi pada acara World Press Freedom Day 2017 di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (3/5/2017). Sejak reformasi, kata Jokowi, media yang bebas dan bersemangat telah memainkan peran penting dalam mendukung pemerintahan. Media memiliki akuntabilitas yang baik, memerangi korupsi, dan membuat masyarakat terhibur. Welcome to Situs Resmi Judi Poker Domino Online Terpercaya Minimal Deposit & Withdraw Rp. 25.000 Pendaftaran ------>>  https://goo.gl/sv3sLC Beberapa...

Raja Salman dan Pencarian Penerus Sukarno

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia  - Sore itu, di tengah guyuran hujan deras, Raja Salman bin Abdulaziz al Saud tiba di Istana Bogor. Pencariannya terhadap penerus Presiden pertama Indonesia, Sukarno pun dimulai. Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengungkap, beberapa kali Raja Salman menanyakan keberadaan cucu Bung Karno. Ia mengetahui hal itu karena berada berdekatan dengan Raja Salman ketika upacara penyambutan kenegaraan dilakukan di Istana Bogor, Rabu 1 Maret 2017. "Raja Salman beberapa kali menanyakan kepada Presiden Jokowi tentang cucu Bung Karno," kata Bey. Tak lama, Presiden Jokowi pun memanggil Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. "Ini cucu Sukarno," kata Presiden kepada Raja Salman. Ternyata ada yang diingat oleh Raja Salman tentang sang proklamator. "Saya ingat sekali dengan Presiden Sukarno, selalu mengatakan, 'Saudara-saudara'. Ini yan...

Ahok Ikut Sambut Raja Salman di Bandara Halim

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan ikut menyambut kedatangan Raja Salman yang akan tiba di Jakarta pada Rabu siang. Ahok akan mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyambut Raja Arab dan rombongan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. "Pak Gubernur ikut (menyambut) di Halim," ujar Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDHKLN) Pemprov DKI Mawardi saat dihubungi, Rabu (1/3/2017) pagi. Pada agenda Gubernur DKI Jakarta yang ada di portal Beritajakarta, Ahok akan ikut menyambut Raja Arab itu pukul 12.30 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. BACA JUGA : - Ini Pernyataan Rizieq Shibab Saat Jadi Saksi di Sidang Ahok - Rizieq Shibab : Cara Ahok Minta Maaf Sudah Tepat, tapi.... - Anies : Cegah Banjir Tidak Hanya dari Gubernur, Tapi dari Kita Semua Setelah itu, Ahok akan kembali ke Balai Kota untuk melanjutkan rapat internal. Sebelumnya, terkait kaba...

Tiba di Lokasi Debat, Djarot Mohon Doa dari Pendukungnya

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia  -  Pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Djarot Saiful Hidayat tiba di lokasi acara Debat Cagub DKI 2017. Sebelum memasuki lokasi acara debat, Cawagub Djarot sempat meminta doa restu dari seluruh warga Jakarta dan pendukungnya agar sesi debat final ini berlangsung lancar. "Kami mohon doa restu supaya debat terakhir ini berjalan baik dan lancar. Dan rakyat mampu memilah mana yangg sekadar janji dan mana yang kerjakan sesuatu," ujar Djarot di ruang Auditorium Birawa Hotel Bidakara, jakarta, Jumat (10/2/2017). BACA JUGA : - Megawati Ajak Seluruh Bangsa Pilih Pemimpin yang Bersih -  Sylviana Murni : Kita Harus Hargai SBY Sebagai Mantan Presiden - Aturan Baru di Debat Cagub DKI 2017 Djarot juga berharap agar pemilihan yang berlangsung pada 15 Februari 2017 mendatang berlangsung aman dan damai. "Sehingga kita bisa beri contoh demokrasi di Jakarta adalah demokr...

Jokowi Main Futsal : yang Penting Tim Saya Menang !!

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengisi kegiatan sore ini dengan bermain futsal. Kali ini, Jokowi mengajak para menteri Kabinet Kerja bermain olahraga indoor itu. Lawannya adalah para awak media Istana Kepresidenan. Sebelum pertandingan, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap pertandingan persahabatan ini dapat meningkatkan hubungan kedua belah pihak. Yang pasti, Jokowi ingin timnya menang. "Kita berharap tim ini yang menang," kata Jokowi di Time Futsal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (7/2/2017). BACA JUGA : - Saksi Nelayan : Tidak Boleh Ada Jalan Seperti Ini Lagi di Jakarta - Ahok - Djarot Akan Kembali Memimpin Jakarta Pada 12 Februari 2017 - Saksi Nelayan : Warga  Tidak Marah Kepada Ahok, Saya Ingin Salam Dengan-nya Setelah pemanasan, kedua tim langsung bersiap. Jokowi satu tim dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Menpora Imam Nachrowi, dan sa...

Jokowi Mendapat Penghargaan Sebagai Presiden Terbaik Se Asia-Australia

Nama Jokowi semakin melambung. Saat ini, dia terpilih sebagai pemimpin terbaik di antara pemimpin Asia-Australia di 2016. Dia terpilih jadi pemimpin terbaik 2016 versi Bloomberg.  Berdasarkan data Bloomberg yang diterima Antara, Sabtu (31/12), Jokowi adalah satu-satunya pemimpin negara yang memiliki performa positif dari seluruh aspek yang dinilai. Beberapa aspek yang dinilai antara lain, menaikkan kekuatan nilai tukar sampai 2,41 persen, menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif (5,02 persen skala tahun ke tahun), dan memeiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).  Dari data tersebut juga diperoleh hasil bahwa jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki tingkat ekonomi setara atau lebih besar, prestasi Jokowi masih lebih menonjol.  Hasil yang menyolok ini sangat terlihat jika dibandingkan dengan Malaysia dan Filipina yang memiliki nilai tukar negatif, yaitu 4,26  dan 5,29 persen.  Jokowi dianggap mampu menekankan otoritasnya kepada lembaga ...

Tidak Ada Lagi Pengacara, Ahmad Dhani Minta Farhat Abbas Jadi Pengacaranya

Berita Teraktual , Jakarta - Ahmad Dhani Minta Farhat Abbas Jadi Pengacaranya Dalam Sidang Dugaan Makar – Musikus Ahmad Dhani dan pengacara Farhat Abbas, hadir di acara penobatan Man of the Year 2016 untuk Rizieq Shihab, yang dihelat oleh Muslim Thionghoa Indonesia (Muti) bersama Komunitas Thionghoa Anti Korupsi (Komtak). Ahmad Dhani dan Farhat Abbas pernah berseteru dan berujung di meja hukum, lantaran kicauan Farhat di sebuah media sosial. Kecelakaan maut yang melibatkan putra bungsu Dhani, Ahmad Abdul Qodir Jaelani atau yang akrab disapa Dul, kembali membuat kedua pria itu saling serang, hingga akhirnya suami Mulan Jameela itu melaporkan Farhat ke Polda Metro Jaya. Ternyata, dalam acara tersebut, Dhani memberikan kuasa kepada Farhat Abbas, terkait kasus makar yang dituduhkan oleh Polda Metro Jaya. Mereka langsung menandatangani surat kuasa tersebut. “Sebenarnya kasus saya (Dhani) dengan Saudara Farhat sudah selesai. Kemarin juga sudah selesai ranah hukum,” kata Dhani di Restaurant J...

Aktivis HAM : Ahok Korban Kriminalisi

Berita Teraktual , Jakarta - Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada Sabtu (10/12/2016) ini diperingati sejumlah aktivis yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sipil untuk Konstitusi (Amsik) dengan menyatakan sikap terkait kasus penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. "Kami memandang Basuki Tjahaja Pumama adalah korban kriminalisasi dengan tuduhan penodaan agama. Basuki Tjahaja Purnama korban dari upaya fitnah dan pemelintiran yang dilakukan oleh orang yang bermaksud jahat padanya dan korban penggunaan Pasal 156a yang termasuk 'pasal karet' yang bisa ditarik-tarik buat menjerat sesuai kepentingan penguasa dan pihak yang mengaku mayoritas," kata Sulistyowati Irianto, dosen antropologi Universitas Indonesia saat membacakan pernyataan sikap di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu. Amsik meminta para penegak hukum, khususnya para hakim, agar mengadili Ahok secara adil, jujur dan terbuka, berani menegakkan independensi, bebas dari intervensi,...

Shibab Rizieq CS Terancam Penjara 2 Tahun Terkait Demo 212

Berita Teraktual , Jakarta - Adanya intimidasi dan upaya penghalangan terhadap jurnalis Metro Tv saat meliput aksi super damai 212, pada jumat 2 Desember lalu. Dewan Pers menyarankan agar Metro Tv melakukan pengaduan resmi ke Dewan Pers, agar intimidasi terhadap jurnalis tak kembali terjadi “Saya sarankan Metro Tv punya pengaduan resmi kepada Dewan Pers untuk di-follow up. Sehingga tidak terhenti begitu saja,” kata Ketua Dewan Pers Bidang Pengaduan dan Etika Imam Wahyudi kepada Metro Tv, Minggu (4/12/2016) Pernyataan Imam tersebut menyikapi Intimidasi terhadap jurnalis yang menimpa dua reporter dan satu juru kamera Metro Tv yang tengah meliput aksi pada 2 Desember lalu. Jurnalis Metro TV yang diintimidasi oleh massa aksi tersebut adalah juru kamera Shinta Novita dan reporter Aftian Siswoyo di halaman Masjid Istiqlal dan reporter Rifai Pamone di depan Gedung Sapta Pesona. Menurut Imam upaya penghalangan atau intimidasi yang membuat seorang jurnalis tidak bisa menjalankan tugas dengan p...

Nasaruddin Umar : Ahok Jalankan Tugasnya Dengan Ajaran Islam, Namun Tidak Ada Aksi Bela Islam Yang Membelanya

Berita Teraktual , Jakarta - Islam melarang pelacuran. Hukumnya sangat pasti dan tegas. Ketika Ahok menutup komplek pelacuran terbesar di Kalijodo, adakah aksi atas nama Islam untuk mendukungnya? Islam melarang Narkoba. Ketika Ahok menutup diskotik Stadium dan Milles yang menjadi sarang peredaran narkoba, adakah aksi atas nama Islam yang mendukungnya? Islam melarang korupsi. Ketika Ahok bergelut kekeuh tidak mau toleran dengan bancakan proyek-proyek APBD yang biasanya dilakukan oknum-oknum serakah, adakah aksi bela Islam yang mendukungnya? Islam mewajibkan orang melaksanakan amanah. Ketika Ahok secara ketat memerintahkan semua pegawai Pemda DKI untuk bekerja melayani rakyat, sebab gaji mereka selama ini dibayar oleh duit rakyat, adakah aksi atas nama Islam yang mendukungnya? Islam memerintahkan membangun rumah ibadah. Ketika Ahok membangun mesjid di Balaikota dan Mesjid Raya Jakarta di Daan Mogot, adakah aksi bela Islam yang mendukungnya? Islam mengajarkan kebersihan. Ketika Ahok meng...

Ingin Bebaskan 10 Aktivis yang Dianggap Makar, Prabowo Minta Bantuan Jokowi

Berita Teraktual , Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ‎yang mau menemui langsung jutaan umat Islam dan saalat Jumat bersama di Silang Monas kemarin. Namun begitu, kata Ferry, Prabowo juga meminta Jokowi agar para aktivis dan tokoh yang ditangkap polisi terkait dugaan makar ‎untuk dibebaskan seluruhnya. ”Dan tetapi kemudian Pak Probowo juga minta bahwa temen-temen yang diperiksa, (lalu) ditahan kemarin itu cepet dibebaskan,” ujar Ferry saat ditemui Sindonews, usai diskusi Polemik SindoTrijaya di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (3/12/2016). Ferry menilai, langkah Jokowi menemui umat Islam di aksi Bela Islam III telah memperbaiki hubungan Jokowi dengan rakyatnya yang sempat memburuk, meski‎ hal itu idealnya dilakukan Jokowi pada aksi 4 November 2016 lalu. BACA JUGA : - Dugaan Kasus Makar, Nasib Ahmad Dhani Vs Ditentukan Hari Ini - Artis Seksi Ini Unggah Foto P...

Begini Pengamanan Kepada Ahok Saat 2 Desember Nanti

Berita Teraktual , Jakarta - Aksi damai 2 Desember 2016 akan digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Aksi tersebut direncanakan akan berjalan sejak pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB. Aksi lanjutan dari 4 November 2016 lalu ini mengharapkan agar kepolisian menahan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ditahan karena dugaan penistaan agama. Lalu, bagaimana pengamanan gubernur nonaktif tersebut pada 2 Desember 2016? "Pada prinsipnya, kami akan tetap melakukan pengamanan sesuai SOP yang ada," ucap Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana di kantornya, Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/11/2016). Suntana merasa yakin aksi tersebut berjalan dengan aman dan damai. Tak ada orasi dalam aksi tersebut, hanya zikir, tausiah dan doa dari para ulama yang akan hadir. Polda Metro Jaya telah melakukan pertemuan dengan beberapa pemimpin aksi. Seperti hari ini, Wakapolda Suntana sudah bertemu dengan Wakil Ketua dan Koordinator Lapangan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF...

Rizieq Shibab : Berani Halangi Demo 212, Saya Penjarakan Presiden dan Kapolri

Berita Teraktual - Pmimpinan Besar FPI, Habib Rizieq Shihab mengancam akan memenjarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian bila melarang aksi Bela Islam III yang berlangsung pada 2 Desember 2016 mendatang atau 212. Habib Rizieq mengatakan, 2 Desember adalah unjuk rasa yang dilindungi Undang-Undang Nomor 9 tahun 1998. Selain itu dalam Pasal 18 ayat 1 juga disebutkan, barang siapa menghalangi atau menghadang yaitu dengan kekerasan suatu unjuk rasa yang dilindungi Undang-Undang dipidana satu tahun penjara. “Jadi kalau Presiden atau Kapolri mencoba untuk halangi suatu unjuk rasa yang sudah dilindungi undang-undang tersebut, maka beliau beliau bisa dipidana satu tahun penjara,” tegas Rizieq sebelum menjalani pemeriksaan sebagai ahli agama untuk kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat (23/11/2016)." Dijelaskan Habib Rizieq, demo 212 atau Aksi Belas Islam III tetap sama dengan aksi sebelu...

Kasus Ahmad Dhani, Polisi Panggil Paksa Amien Rais dan Habib Rizieq

Berita Teraktual - Polisi akan segera menerbitkan surat perintah untuk membawa secara paksa para saksi terkait kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo oleh musisi Ahmad Dhani. Surat perintah itu akan diterbitkan jika para saksi mengabaikan surat panggilan yang ketiga. Perlu diketahui, sebelumnya, Polda Metro Jaya telah  melayangkan surat panggilan kepada para saksi dalam kasus dugaan penghinaan Presiden oleh artis terkenal Ahmad Dhani. Mereka diminta hadir di Mapolda Metro Jaya pada hari Kamis (24/11/2016). Namun, dari delapan orang saksi yang dipanggil, hanya Eggi Sudjana yang memenuhi panggilan. Ketujuh saksi lainnya di antaranya Rizieq Shihab, Amien Rais, Munarman, Ratna Sarumpaet, Mulan Jameela, dan Ahmad Dhani. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyonomengatakan menjelaskan bahwa pihaknya akan segera melayangkan surat pemanggilan berikutnya. Namun Awi menjelaskan bahwa sejauh ini belum mendapat informasi dari penyidik tentang jadwal pemeriksaan ketujuh sa...

Karena Ahmad Dhani, Amien Rais dan Mulan Jameela Dimintai Keterangan

Berita Teraktual , Jakarta - Selain memanggil Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI)Rizieq Syihab, Polda Metro Jaya juga memanggil mantan Ketua MPR Amien Rais.Pemanggilan ini terkait laporan relawan Jokowi, Laskar Rakyat Jokowi (LRJ), atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo yang dilakukan oleh calon Wakil Bupati Bekasi Ahmad Dhani. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono, membenarkan adanya pemanggilan terhadap politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut. "Iya betul," kata Awi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (22/11/2016). Awi mengungkapkan, selain Rizieq Syihab dan Amien Rais, penyidik Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro juga akan memanggil juru bicara FPI Munarman, Eggi Sudjana, Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, dan istrinya Mulan Jameela terkait kasus tersebut. "Mereka dimintai keterangan untuk kasus Ahmad Dhani yang dilaporkan oleh Riano Oscha. Laporannya tanggal 7 November lalu. Mereka dipanggil untuk dimintai keterangan tang...

Amien Rais : Jika Ahok Tidak Ditangkap, Saya Bawa Seluruh Rakyat Pindah dari NKRI

Berita Teraktual, Jakarta – Mantan Ketua PP Muhammadiyah Amien Rais meminta kepada Presiden Joko Widodo lebih mengedepankan kepentingan bangsa yang lebih besar terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) itu. “Untuk itu segeralah menahan Ahok, sebab kasusnya sudah bukan lagi persoalan umat Islam dan berpotensi memecah-belah bangsa,” kata Amien Rais usai memberi ceramah pada Resepsi Milad ke-107 Muhammadiyah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, di Graha ITS, Minggu (20/11). Demikian dikutip dari Antara. Dia mengatakan hal itu perlu dilakukan sebelum terlambat. “Nasi belum jadi bubur, tangkap segera. Kalau yang lain ditangkap, kenapa ini kok bebas. Ada apa?,” tegas Amien yang juga tokoh reformasi. Amien menyampaikan hal itu agar Presiden Jokowi memerhatikan kepentingan bangsa yang lebih besar. Dia sendiri secara pribadi mengaku mengenal Jokowi sebagai teman baik. “Tapi saya ingatkan agar cepat mengambil kebijakan. T...

Ahok : Saya Sudah Belajar dan Introspeksi Diri

Berita Teraktual - Setelah terbelit kasus penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama (Ahok), mengaku sudah berusaha untuk terus mengintrospeksi diri. Sejak ditetapkan menjadi tersangka, Ahok terus menjadi sorotan. Terlebih, sehari setelah ditetapkan menjadi tersangka, Ahok memberikan pernyataan yang kembali membuat heboh. "Yang pasti saya introspeksi diri. Pasti," tegas Ahok saat blusukan di Pademangan Timur, Jakarta Utara, Jumat (18/11).  BACA JUGA : Begini Reaksi Ahok Saat Dilaporkan Karena Sebut Pendemo 4/11 Dibayar Dalam berita ABC 7.30, mantan Bupati Belitung Timur itu menyebut massa aksi 4/11 menerima uang Rp 500 ribu untuk ikut demo. Namun, Ahok tidak menjelaskan, siapa yang mendanai aksi demonstrasi terbesar yang pernah terjadi di Indonesia ini.  Saat dimintai konfirmasi terkait pernyataannya, pejawat itu merasa pernyataannya di ABC 7.30 telah dipelintir.  "Saya gak bilang menuduh kok. Saya kan bilang sampaikan supaya kamu baca saja berita-berita yang ada, kan s...

Projo : Jangan Lengserkan Presiden Jokowi Karena Kasus Ahok

Berita Teraktual – Ketua Bidang Kominfo DPP Projo, Candi Sinaga mengatakan sebaiknya masyarakat luas jangan mengkait-kaitkan kasus yang menjerat Basuki Tjahaja purnama (Ahok) dengan Presiden Joko Widodo. Pasalnya persoalan tersebut adalah persoalan pribadinya Ahok. BACA JUGA : MUI Siap Kembali Turun Ke Jalan Pada 2 Desember Mendatang Candi Sinaga mengatakan demo yang awalnya ingin mendesak aparat hukum menindak tegas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus penistaan agama berubah menjadi isu penggulingan Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Jadi tidak ada relevansinya kalau mau kait-kaitkan dengan Presiden Jokowi,” demikian kata Candi Sinaga, saat acara diskusi, di kawasan Cikini, Sabtu (19/11/2016). Namun demikian, akui Candi, ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan momentum ini untuk kemudian mengarah ke Jokowi. "Mungkin ada pihak-pihak yang ingin menjatuhkan presiden Jokowi. Ini semua tidak ada kaitannya dengan Pak Jokowi", tegasnya. BACA JUGA : Deddy Corbuzier Vs...