Langsung ke konten utama

Polisi : Pengakuan Cagub Agus-Sylvi Mendapat Support Dana dari Gde Sardjana


Suami cawagub Sylviana Murni, Gde Sardjana, menerangkan bahwa dana yang ditransfer ke Zamran, tersangka pelanggar UU ITE yang diciduk pada momen 212, untuk bantuan biaya berobat. Namun polisi mengungkap pengakuan lainnya.

"Pengakuan Pak Gde, dia transfer buat dana kampanye, kan timsesnya nomor urut satu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Sabtu (31/12/2016).

Argo menjelaskan Gde beberapa kali mengirim dana ke Zamran. Ada yang buat kampanye, ada juga untuk dana pengobatan istri Zamran.

"Dia kirim Rp 5 juta, Rp 10 juta, terus Rp 5 juta," papar Argo.

"Ada buat kampanye, sama satu kali lagi katanya buat istrinya Zamran yang sedang sakit," sambungnya.

BACA JUGA :


Gde menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya sejak pukul 12.45 WIB hingga pukul 20.00 WIB, Jumat (30/12) kemarin.

Dia diperiksa karena polisi mendapat informasi keterkaitannya dengan pendanaan kasus dugaan makar. Gde membantah informasi tersebut.

"Itu fitnah. (Uang yang dikirim) untuk perkawanan, karena istrinya mau operasi," ujar Gde usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (30/12/2016).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Awal Ketertarikan Satu Sama Lain Antara Ahok dan Djarot

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Memilih pasangan untuk maju ke Pigub DKI Jakarta, tidaklah sembarangan. Untuk dapat bekerja sama dengan baik, pasangan calon (paslon) cagub dan cawagub haruslah memiliki keterikatan yang baik satu sama lain. Hal tersebut diakui oleh paslon cagub cawagub DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Dalam sebuah acara Rosi dan Kandidat Pemimpin Jakarta, Rosiana Silalahi, sempat bertanya mengenai alasan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan cawagubnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Menjawab pertanyaan tersebut, Ahok mengatakan ketertarikan dirinya terhadap sosok Djarot, berawal dari perjalanan mereka dalam sebuah rombongan ke Tiongkok pada 2006. “Habis makan malam, kami pulang ke hotel, enggak kelayapan. Begitu pulang belanja juga, kalau (anggota rombongan) yang lain bisa berapa puluh (ribu) US do...