Langsung ke konten utama

Jelang Sidang Besok, Hal Ini yang Dilakukan Ahok



SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Subtitle Indonesia - Pengadilan Negeri Jakarta Utara kembali menggelar sidang kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Kementerian Pertanian Jakarta Selatan, Selasa, 24 Januari 2017.

Sehari jelang persidangan, Ahok mengaku tak ada hal khusus yang dipersiapkan menghadapi persidangan ketujuh itu. Ahok mengaku hanya menjalankan persiapan rutinnya setiap senin malam, yakni membaca berita acara pemeriksaan (BAP) para saksi.

BACA JUGA :


"Ini mau pulang, mau baca BAP," ujar Ahok di kawasan TIM, Jakarta Pusat, Senin (23/1/2017).

Sementara itu, Tim kuasa hukum Ahok, Triana Dewi Seroja mengatakan, sidang esok akan menghadirkan 5 orang saksi. Dua orang saksi adalah saksi fakta yakni Yuli Hardi, Lurah Pulau Panggang dan Nurkholis Majid seorang pegawai tidak tetap Dinas Komunikasi DKI.

Tiga saksi lain adalah saksi pelapor yang seharusnya bersaksi di persidangan sebelumnya, namun tidak hadir di sidang ke-6 pada 17 Januari 2017 lalu.

Ketiga saksi itu adalah Ibnu Baskoro, Muhammad Asroi Saputra dan Iman Sudirman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Awal Ketertarikan Satu Sama Lain Antara Ahok dan Djarot

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Memilih pasangan untuk maju ke Pigub DKI Jakarta, tidaklah sembarangan. Untuk dapat bekerja sama dengan baik, pasangan calon (paslon) cagub dan cawagub haruslah memiliki keterikatan yang baik satu sama lain. Hal tersebut diakui oleh paslon cagub cawagub DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Dalam sebuah acara Rosi dan Kandidat Pemimpin Jakarta, Rosiana Silalahi, sempat bertanya mengenai alasan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan cawagubnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Menjawab pertanyaan tersebut, Ahok mengatakan ketertarikan dirinya terhadap sosok Djarot, berawal dari perjalanan mereka dalam sebuah rombongan ke Tiongkok pada 2006. “Habis makan malam, kami pulang ke hotel, enggak kelayapan. Begitu pulang belanja juga, kalau (anggota rombongan) yang lain bisa berapa puluh (ribu) US do...