Langsung ke konten utama

Bertemu Anies-Sandi di Haul Soeharto, Rizieq Cipika-Cipiki


SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Calon Gubernur DKI Anies Baswedan tampak santai dan menebar senyum kala menuju pintu masuk VVIP Masjid At-Tin dalam acara Haul Soeharto.

Pantauan Liputan6.com Anies datang pukul 18.41 WIB tanpa didampingi pasangannya, Sandiaga Uno. "Takbir, Allahu Akbar, gubernur kita," teriak kerumuman massa, Sabtu (11/3/2017).

Berbeda dengan calon pemimpin Jakarta sebelumnya, Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat mendapat penolakan dari massa yang tidak mengendakinya ikut acara ini. "Usir usir, kafir larang masuk," teriak kerumanan massa di pintu VVIP.

Namun lantaran dapat menunjukkan undangan, Djarot dapat terus masuk ke dalam masjid.

Acara ini diketahui guna memperingati Haul Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). Perhelatan malam ini siap diisi tausyiah dari Ustad Abdullah Gymnastiar, Ustad Arifin Ilham, dan Rizieq Shihab.

BACA JUGA :


Rizieq Shihab hadir dalam acara Haul Soeharto di Masjid At-Tin, Jakarta Timur. Rizieq yang didampingi dan dikawal ketat para anggota ormas Islam yang terdiri dari pelbagai elemen, terus meneriakkan takbir dan salawat mengiringi kedatangannya.

"Takbir !!! Allahuma Sholu Alaik," teriak massa di pintu masuk VIP, Masjid At-Tin, Jakarta Timur, Sabtu (11/3/2017).

Sesampainya di dalam, Rizieq langsung disambut tokoh muslim lainnya, termasuk pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Pantauan Liputan6.com di lokasi, terlihat adegan cipika-cipiki dilakukan Anies-Sandi dengan Rizieq.

Acara ini diketahui guna memperingati Haul Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). Acara diisi dengan tausyiah dari sejumlah pemuka agama seperti Abdullah Gymnastiar dan Arifin Ilham.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Awal Ketertarikan Satu Sama Lain Antara Ahok dan Djarot

SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Memilih pasangan untuk maju ke Pigub DKI Jakarta, tidaklah sembarangan. Untuk dapat bekerja sama dengan baik, pasangan calon (paslon) cagub dan cawagub haruslah memiliki keterikatan yang baik satu sama lain. Hal tersebut diakui oleh paslon cagub cawagub DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Dalam sebuah acara Rosi dan Kandidat Pemimpin Jakarta, Rosiana Silalahi, sempat bertanya mengenai alasan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memilih Djarot Saiful Hidayat sebagai pasangan cawagubnya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Menjawab pertanyaan tersebut, Ahok mengatakan ketertarikan dirinya terhadap sosok Djarot, berawal dari perjalanan mereka dalam sebuah rombongan ke Tiongkok pada 2006. “Habis makan malam, kami pulang ke hotel, enggak kelayapan. Begitu pulang belanja juga, kalau (anggota rombongan) yang lain bisa berapa puluh (ribu) US do...